Selasa, 19 Juli 2011

Bruce Lee, My Brother



Ini adalah sebuah film biografi tokoh beladiri, pemain film yang melegenda sampai sekarang, Bruce Lee. Di film ini kita akan mengetahui bagaimana masa kecil Bruce, sahabat-sahabat Bruce, konflik yang dialami Bruce Muda serta kisah asmara Bruce.
Phoenix adalah nama kecil Bruce yang diberikan oleh neneknya, yang mengartikan bahwa dia lahir saat masa perang. Bruce memiliki banyak saudara, dan Bruce lah yang paling bengal. Bruce mempunyai sebuah gang yang bernama Kowloon Dragon (kalau tidak salah) yang beranggotakan 4 orang yaitu Bruce, Chan, Kong, dan Skinny. Namun pada akhirnya persahabatan mereka sedikit terganggu karena terjadi kesalahpahaman Kong terhadap Bruce akibat persoalan asmara. Hingga pada akhirnya Kong yang sudah terjerat narkoba karena frustasi menolong Bruce dari gang narkotika yang mengakibatkan Kong meninggal.
Namun yang paling menarik dari film ini adalah pada saat scene Bruce bertarung dengan petinju Inggris, apalagi saat Bruce ditantang untuk kedua kalinya dan Bruce menang kembali, terlihat bentuk sportivitas beladiri. Bagaimana akhirnya sang petinju mengakui kehebatan Bruce.
Akhir kata, bagi para penggemar Bruce Lee dan Martial Arts layak untuk menonton film ini sebagai motovasi dan referensi. Nilai 9 layak untuk film ini.

Satu lagi kukira pemeran Bruce, Aarif Lee nih orang Indonesia, ternyata bukan, tertipu oleh nama, wakakakakakak

Senin, 18 Juli 2011

Seni Mendengar & Cara Berkomunikasi yg Efektif!



"Teman... Mendengarlah dengan sabar, maka
kita akan menemukan banyak hikmah dari
yang disampaikan orang lain kepada kita"

Friends,

Banyak orang bisa 'berkata', namun
sedikit yang mau 'mendengar'.

Padahal jika kita mau kembali ke hukum
alam, seharusnya kita harus lebih
banyak mendengar daripada bicara.
Bukankah Tuhan memberi kita dua
telinga dan hanya satu mulut? :-)

Begitupun jika kita saksikan pada bayi
yang baru lahir. Indra pendengaran
lebih dulu berfungsi daripada yang
lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih
susah daripada berbicara?

Meski secara kasat mata mendengar
adalah hal yang gampang, namun nyatanya
banyak orang yang lebih suka
didengarkan daripada mendengarkan.
Mendengarkan merupakan bagian esensi
yang menentukan komunikasi efektif.
Tanpa kemampuan mendengar yang bagus,
biasanya akan muncul banyak masalah.

Yang sering terjadi, kita merasa bahwa
kitalah yang paling benar. Kita tidak
tertarik untuk mendengarkan opini yang
berbeda dan hanya tergantung pada cara
kita.

Selalu merasa benar, paling kompeten,
dan tidak pernah melakukan kesalahan.
Duh... malaikat kali! :-)

Jika kita selalu merasa bahwa diri kita
benar, dan cara kitalah yang paling
tepat, itu berarti kita tidak pernah
mendengarkan.

Ide dan opini kita sangat sukar untuk
diubah jika fakta tidak mendukung
keyakinan kita. Bahkan kalau ada fakta
pun kita mungkin hanya akan sekedar
meliriknya saja.

Mungkin saat ini kita nyaman dengan
cara kita, tapi untuk jangka waktu yg
panjang, orang-orang akan menolak dan
membenci kita.

Jika kita mau mulai mendengarkan
orang lain, maka suatu saat kita akan
menyadari kesalahan kita. Jawaban
untuk mengatasi sifat ini adalah
mengasah skill mendengar aktif.

Mendengar tidak selalu dengan tutup
mulut, tapi juga melibatkan partisipasi
aktif kita. Mendengar yang baik bukan
berharap datangnya giliran berbicara.

Mendengar adalah komitmen untuk
memahami pembicaraan dan perasaan lawan
bicara kita. Ini juga sebagai bentuk
penghargaan bahwa apa yang orang lain
bicarakan adalah bermanfaat untuk kita.
Pada saat yang sama kita juga bisa
mengambil manfaat yang maksimal dari
pembicaraan tersebut.

Seni mendengar dapat membangun sebuah
relationship. Jika kita melakukannya
dengan baik, orang-orang akan tertarik
dengan kita dan interaksi kita akan
semakin harmonis.

Berikut teknik mudah yang dapat
dipraktekkan oleh Anda dengan sangat
wajar untuk menjadi seorang pendengar
yang baik :

1. Peliharalah kontak mata dengan baik.
    Ini menunjukkan kepada lawan bicara
    tentang keterbukaan dan kesungguhan
    kita

2. Condongkan tubuh ke depan.
    Ini menunjukkan ketertarikan kita
    pada topik pembicaraan. Cara ini
    juga akan mengingatkan kita untuk
    memiliki sudat pandang yang lain,
    yaitu tidak hanya fokus pada diri
    kita.

3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang
    butuh klarifikasi atau ada informasi
    baru yang perlu kita selidiki dari
    lawan bicara kita.

4. Buat selingan pembicaraan yang
    menarik. Hal ini bisa membuat
    percakapan lebih hidup dan tidak
    monoton.

5. Cuplik atau ulang beberapa kata
    yang diucapkan oleh lawan bicara kita.
    Ini menunjukkan bahwa kita memang
    mendengarkan dengan baik hingga hapal
    beberapa cuplikan kata.

6. Buatlah komitmen untuk memahami
    apa yang ia katakan, meskipun kita tidak
    suka atau marah. Dari sini kita akan
    mengetahui nilai-nilai yang diterapkan
    lawan bicara kita, yang mungkin berbeda
    dengan nilai yang kita terapkan.

Dengan berusaha untuk memahami, bisa
jadi kita akan menemukan sudut pandang,
wawasan, persepsi atau kesadaran baru,
yang tidak terpikirkan oleh kita
sebelumnya.

Seorang pendengar yang baik sebenarnya
hampir sama menariknya dengan pembicara
yang baik. Jika kita selalu pada pola
yang benar untuk jangka waktu tertentu,
maka suatu saat kita akan merasakan
manfaatnya.

Prosesnya mungkin akan terasa lama dan
menjemukan, tapi lama-kelamaan akan
terasa berharganya upaya yang telah
kita lakukan. Kita akan merasa lebih
baik atas diri kita, hubungan kita,
teman-teman kita, anak-anak kita,
maupun pekerjaan.

Kesimpulan: Jadilah pendengar yang
baik, karena sifat ini bisa menjadi
kunci untuk mengembangkan pikiran
yang positif
, dan merupakan salah satu
tangga Anda untuk mencapai kesuksesan! :-)

Minggu, 17 Juli 2011

127 Hours

Wow 1 film yang tidak kuduga sama sekali yang mampu membuat adrenalinku naik turun. Yeah 127 Hours menyajikan suatu film sederhana berdasarkan kisah nyata yang dikemas secara apik. Settingnya pun tidak terlalu rumit, 95% setting diambil di Canyonlands National Parks. Cerita bermula ketika Aron Ralston (James Franco) melakukan hobinya berpetualang di tebing-tebing curam. Setelah menolong 2 wanita yang tersesat malah malapetaka menimpa dirinya, dia terjatuh dan terjebak di lubang di daerah Blue John Canyon. Apesnya tangan kanan Aron terjepit sehingga dia tidak bisa bergerak. Sampai disini saya berpikir pasti 'lakon' bakal selamat, namun saya penasaran apa yang akan disuguhkan ini film di menit-menit sisa. Ternyata, wow amazing. Perjuangan seseorang untuk mempertahankan hidup. Pesan-pesan yang disampaikan klasik namun mengena. Bagaimana kita sering menyia-nyiakan hidup dan orang-orang tercinta. Apalagi ditambah dengan alur cerita yang bikin adrenalin naik turun, saat Aron berusaha memotong tangannya untuk membebaskan diri karena itu satu-satunya kesempatannya untuk hidup dimana persediaan air dan tenaga sudah habis. Sungguh mengerikan... Saya pikir itu hanya sebuah ilusi karena di film ini banyak sekali scene yang menampilkan ilusi2 Aron yang mulai frustasi. Akhirnya Aron berhasil lolos walaupun harus merelakan tangan kanannya. Namun yang luar biasa dari Aron dia tetap punya semangat untuk melanjutkan hobinya mendaki dan berpetualang. Saya benar-benar salut...

Kamis, 14 Juli 2011

Doa Bapa Kami

Ketika BERDOA BAPA KAMI Jangan menyebut Bapa, kalau hidup kita tidak berlaku sebagai anak Allah. Jangan berkata kami, kalau hidup kita diselimuti ke-egoisan cinta diri. Jangan berkata yang ada di surga, kalau hidup kita hanya memikirkan perkara-perkara duniawi semata. Jangan berkata dimuliakanlah namaMu, kalau hidup kita tidak bisa menghormati Allah dengan pantas. Jangan berkata datanglah kerajaanMu, kalau hidup kita lebih mencari kebanggaan duniawi. Jangan berkata jadilah kehendakMu diatas bumi seperti didalam surga, kalau kita menuruti kehendak sendiri dan tidak berani menyangkal diri. Jangan berkata berilah kami rejeki hari ini, kalau hidup kita tidak peduli pada sesama. Jangan berkata ampunilah kesalahan kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah pada kami, kalau hidup kita dikuasai kebencian dan dendam. Jangan berkata janganlah masukkan kami ke dalam percobaan, kalau hidup kita tidak berani sungguh-sungguh menghindari perbuatan dosa. Jangan berkata bebaskanlah kami dari yang jahat, kalau hidup kita sendiri tidak tegas menolak segala kejahatan. Jangan berkata amin, kalau kita tidak serius menghayati dan mengamalkan Doa Bapa Kami

Hanazakari no Kimitachi e (Hanakimi)



Keren sekali dorama satu ini, Hanazakari no Kimitachi e (Hanakimi). Apalagi my favorite girl, Horikita Maki main di dorama ini. Cerita dimulai ketika ada seorang murid baru yang bernama Ashiya Mizuki (Horikita Maki), pindah dari Amerika ke Jepang untuk bersekolah di sekolah khusus cowok, Osaka Gakuen. Disekolah tersebut Ashiya menyamar sebagai cowok.

Alasan dia bersekolah disana karena dia merasa bersalah terhadap Sano Izumi (Oguri Shun), Karena akan menyelamatkan Ashiya dari tangan perampok di Amerika, kaki Sano terluka dan dia menjadi kesulitan dan tidak mempunyai gairah lagi untuk melakukan lompat tinggi, dimana Sano merupakan atlit lompat tinggi berprestasi. Ashiya pun mempunyai misi untuk mengembalikan kepercayaan diri Sano.
Di Osaka Gakuen sendiri terdapat 3 Asrama, Asrama 1 dihuni oleh murid-murid yang menyukai Beladiri yang di ketuai oleh Tennouji Megumi (Ishigaku Yuma), Asrama 2 dihuni oleh murid-murid yang menyukai olahraga yang diketuai oleh Nanba Minami (Mizushima Hiro), dan yang terakhir Asrama 3 dihuni oleh murid-murid yang menyukai seni yang di ketuai oleh Himejima Masao (Kyou Nobuo). Ketiga ketua ini lebih dikenal dengan nama Sakura Comittee.

Sakura Comittee

Ashiya memilih berada di asrama 2 dimana secara kebetulan dia sekamar dengan Sano, dimana dia bisa lebih dekat dengan Sano. Dengan gigih Ashiya berusaha meyakinkan Sano, namun Sano yang cuek malah menganggap Ashiya sebagai pengganggu sampai akhirnya suatu saat tanpa sengaja Sano mendengar pembicaraan Ashiya dengan kakaknya tentang tujuan Ashiya ke Jepang dan siapa sebenarnya Ashiya. Ashiya pun memiliki sahabat dekat, yaitu Nakatsu Shuichi (Ikuta Toma), yang menganggap dirinya homo karena dia selalu membayangkan Ashiya sebagai seorang cewek.
Ya itu hanya sekilas kisah Hanakimi, karena dorama ini benar2 luar biasa. Lucunya dapat, penokohannya dapat, konfliknya bagus.


Di setiap episode saya selalu tertawa sendiri melihat aksi Nakatsu yang konyol dan aksi gila Himejima dan Tennouji.
Bagi yang masih penasaran bisa tonton sendiri. Walaupun dorama ini udah tayang sejak 2007 namun saya baru selesai melihatnya kemarin. Ga nyesel dah...

Setelah aku selesai nonton, aku melihat kesamaan dorama ini seperti Nobuta dan My Boss My Hero. Kisah persahabatan antara Sano, Ashiya, dan Nakatsu mengingatkan saya terhadap persahabatan antara Shuji, Nobuta, dan Akira di drama Nobuta. Lalu tentang penyamaran Ashiya sebagai cowok mengingatkan saya terhadap Maki yang menyamar sebagai murid SMA yang berumur belasan tahun padahal dia sudah berumur 27 tahun di dorama My Boss My Hero.
Namun inilah salutnya saya kepada sineas Jepang. Mereka mampu meracik dorama dengan ide-ide baru yang kreatif dengan mengambil sedikit ide dari dorama-dorama yang lain tapi tidak terkesan menjiplak karena jalan ceritanya benar-benar baru.
Nah seandainya Sineas indonesia bisa meniru tentunya sinetron2 Indonesia bisa lebih baik dan tidak terkesan monoton dan membodohi masyarakat.
Pada akhirnya seperti biasa saya akan memberi nilai 1-10, dan sepertinya anda setuju saya memberi nilai 10.

Hibari Four

Sabtu, 02 Juli 2011

Sedikit Pengalamanku

Pusing Kepalaku menghadapi hidup ini. Masalah satu selesai, muncul masalah lainnya. Disaat aku mulai membangun semangat baru, tiba2 ada hal yang tanpa direncanakan membuat aku down. Hidup memang susah, tapi aku masih berpegang teguh pada prinsip "Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan umatnya".
Ya, aku selalu berusaha keluar dari rasa kekesalanku dengan berbagi keluh kesah dengan teman-temanku, karena aku merasa semua masalahku bisa aku bagi dengan mereka dan itulah yang membuat aku merasa plong.
Aku juga yakin bahwa kegagalan2 yang kualami akhir-akhir ini merupakan tanda bahwa aku akan memperoleh kesuksesan di jalan yang lain. I Believe it.

Senin, 27 Juni 2011

Aku Bersyukur


Aku bersyukur

telah diberi kehidupan
telah diberi kesehatan
telah diberi rumah tinggal
telah diberi kebutuhan yang cukup

Aku bersyukur

untuk apa yang kumiliki
untuk apa yang akan kumiliki
untuk apa yang pernah kumiliki
untuk apa yang tidak perlu kumiliki

Aku bersyukur

karena memiliki orang tua dan saudara yang memperhatikanku
karena memiliki sahabat terbaik yang pernah kumiliki
karena masih bisa mencintai seseorang
karena punya teman sampai sekarang dan masih ingat teman di masa lalu

Aku bersyukur

telah diciptakan dan menjadi ada
mempunyai cita-cita dan tujuan hidup yang jelas
yakin aku ada untuk suatu alasan dan sebab
dan tahu ada jawaban dan kepastian yang akan kudapatkan pada waktunya,
untuk segala pertanyaan dan pencarian yang kulakukan

Aku bersyukur untuk segalanya

Selasa, 21 Juni 2011

KYOOSHITSU NO KOTOBA - PERKATAAN DALAM KELAS


Hai2.. Seperti yang saya janjikan 2 hari yang lalu, kali ini saya akan membahas tentang Kyooshitsu no Kotoba (Perkataan dalam kelas), bagi Para Winners yang mau pamer kebolehan berbahasa Jepang di sekolah, layak untuk mempelajari materi ini. Let's Go...

 1.  Hajimemashoo                  : Mari kita mulai!
 2.  Benkyoo Shimashoo         : Mari kita belajar!
 3.  Fukushuu Shimashoo        : Mari kita mengulang!
 4.  Renshuu Shimashoo          : Mari kita latihan!
 5.  Tsuzukemashoo                 : Mari kita teruskan/lanjutkan!
 6.  Owarimashoo                    : Mari kita akhiri!
 7.  Kiite Kudasai                    : Silahkan dengar!
 8.  Itte Kudasai                      : Silahkan katakan!
 9.  Yonde Kudasai                 : Silahkan baca!
10. Kaite Kudasai                   : Silahkan tulis!
11. Mite Kudasai                    : Silahkan lihat!
12. Oboete Kudasai                : Silahkan ingat!
13. Minasan. doozo                 : Silahkan kalian semua!
14. Moo Ichido                       : Sekali lagi
15. Kekko Desu                      : Cukup
16. Wakarimashita Ka             : Sudah mengerti?
17. Hai (baca = haik)              : Ya
18. Iie (baca = iiek)                : Tidak/bukan

Next episode saya akan membahas tentang 'Jiko Shookai' - Perkenalan Diri. Wait ya...

Minggu, 19 Juni 2011

AISATSU - UCAPAN SALAM

Gila udah hampir 3 tahun saya ga ngebahas Yasashii Nihongo. Dan sekarang saya memulai lagi karena saya sekarang pengangguran... Owhhh no... Melanjutkan dari materi saya yang terdahulu yang melupakan intermezzo singkat, sekarang kita mulai ke bahasa sehari-harinya.. Let's Go...



Keterangan : X = Sapaan
                       Y = Jawaban

1.  Saat bertemu seseorang pada pagi hari :
     X : Ohayoo Gozaimasu. / Ohayoo.
     Y : Ohayoo Gozaimasu. / Ohayoo.

2.  Saat bertemu seseorang pada siang hari :
     X : Konnichi wa.
     Y : Konnichi wa.

3.  Saat bertemu seseorang pada malam hari :
     X : Konban wa.
     Y : Konban wa.

4.  Saat berpisah dengan seseorang :
     X : Sayoonara.
     Y : Sayoonara / Ja, mata.

5.  Saat bertemu dengan seseorang pada malam hari ketika akan beristirahat :
     X : Oyasumi Nasai.
     Y : Oyasumi Nasai.

6.  Saat bertemu seseorang yang sudah lama tidak bertemu :
     X : Ogenki desu ka.
     Y : Genki desu.

7.  Saat berterima kasih kepada seseorang :
     X : Arigatoo Gozaimasu. / Arigatoo.
     Y : Iie, Doo Itashimashite. / Iie.

8.  Saat melakukan kesalahan :
     X : Sumimasen. / Gomen Nasai
     Y : Iie.

9.  Saat pergi dari rumah :
     X : Itte Kimasu.
     Y : Itte Irasshai. / Itte Rasshai.

10. Saat tiba di rumah dari bepergian :
      X : Tadaima.
      Y : Okaeri Nasai. / Okaeri.

11. Saat mengunjungi rumah/tempat seseorang :
      X : Shitsurei Shimasu. / Gomen Kudasai.
      Y : Hai Doozo.

12. Saat mengucapkan selamat kepada seseorang :
      X : Omedetoo Gozaimasu. / Omedetoo.
      Y : Arigatoo Gozaimasu. / Arigatoo.

13. Saat mempersilahkan seseorang :
      X : Doozo.
      Y : Arigatoo.

14. Saat memulai makan dengan seseorang :
      X : Itadakimasu.
      Y : Itadakimasu.

15. Saat memulai minum dengan seseorang :
      X : Kampai.
      Y : Kampai.

16. Saat selesai makan dengan seseorang :
      X : Gochisoo Sama Deshita.
      Y : Gochisoo Sama Deshita.

Bagaiamana?? Mudah Bukan... Next episode saya akan membahas 'Kyooshitsu No Kotoba' (Perkataan Dalam Kelas). See U...